Tips Cara Cepat Hamil

Tips Cara Cepat Hamil

Menu

Bagaimana Aturan Ibu Hamil Menghadapi Puasa?

October 17, 2016 | Program Hamil

Ibu hamil bolehkah menjalankan puasa secara medis? Atau apakah boleh tidak menjalankan puasa baginya? Seperti yang kita ketahui, puasa adalah perkara yang wajib dikerjaan oleh orang-orang yang sudah berumur balig dan berakal. Termasuk adalah ibu yang sedang mengandung anak, maka tetap diwajibkan puasa. Adapun kasusnya adalah apakah boleh atau tidak berpuasa, maka perlu penjelasan lebih lanjut.

Secara medis, seharusnya ibu hamil tidak perlu menjalankan puasa walaupun bisa saja boleh menjalankan puasa. Hal penting adalah asupan gizi jauh lebih diperbanyak di malam hari. Hanya saja, bisa saja kekurangan cairan di siang hari menimpa seorang ibu, sehabis bekerja dari padi sampai sore sehingga bisa membahayakan perkembangan seorang anak. Jadi, alangkah baiknya untuk tidak berpuasa.

Secara agama, ibu hamil memang dibolehkan tidak berpuasa. Dalam hal ini adalah tidak sampai keharusan untuk tidak berpuasa. Hanya dibolehkan saja. Hanya saja ketika keadaan sudah mengkhawatirkan, si ibu sakit keras, maka wajib untuk berbuka.

Bila menimbang-nimbang antara pandangan medis dan agama, maka jalan mudahnya adalah lebih baik tidak menjalankan puasa hanya saja diperkirakan bisa untuk mengqodo puasa. Tetap saja walaupun boleh tidak perpuasa, harus menjalankan gantinya di lain bulan. Hal terbaik adalah menunda kehamilan jika ingin mengqodo puasa terlebih dahulu.

Bagaimana Bila Si Ibu Hamil Tiap Tahun?

Seperti yang kita ketahui adalah ibu hamil mengandung sampai 9 bulan. Bila sudah melahirkan, mengusahakan memberi air susu untuk si anak. Otomatis banyak sekali nutrisi yang kebutuhannya untuk si anak. Dalam jangka waktu dua tahun adalah jangka penantian untuk hamil lagi, sesuai rencana. Akhirnya rencana berhasil, si ibu hamil lagi selang 2 tahun. Otomatis tidak berpuasa lagi. Lalu bagaimana hukumnya dalam masalah keadaan ini?

Ada 3 perkara yang membuat ibu hamil boleh buka puasa namun berbeda hukumnya:

– Ibu hamil yang khawatir dirinya sakit, bisa berbahaya, maka boleh tidak puasa dengan mengqodo puasa
– Ibu hamil yang khawatir diri dan anaknya bisa sakit, bisa berbahaya, maka boleh tidak puasa dengan mengqodo puasa
– Tetap ibu hamil yang khawatir dengan anaknya saja, maka menurut sebagian ulama hanya membayar fidyah saja.

Kasus ibu hamil tidak puasa karena khawatir membahayakan bagi si anak adalah yang perlu mendapat perhatian. Ada perbedaan dalam hal ini. Ada yang mengatakan diqodo saja dan ada yang dibayar fidyah fidyah saja. Walaupun pendapat ini belum diketahui sumber bukunya.

Tetapi, kasus ketiga adalah khawatir pada anaknya saja di saat terus-terusan mengandung, melahirkan dan menyusui. Kaluapun hanya mengqodo saya, tentu akan sult karena tiap 2 tahun sekali biasanya mengandung dan menyusui. Kalau membayar fidyah, apakah ibu sehat tidak dibebankan puasa?

Namun dalam kitab/buku Fathul Qorib, ibu hamil yang cuma khawatir ada anaknya saja khawatir timbul bahaya, maka wajib mengqodo puasa dengan sambil membayar kafarat (denda). Jadi, tidak ada fidyah, tetapi juga tidak sampai tidak mengqodo.

Terpenting Adalah Mengkonsultasikan Terlebih Dahulu Ke Dokter

Bagaimanapun keadaannya, mengkonsultasikan terlebih dahulu kondisi ibu hamil ke dokter saat bulan puasa adalah langkah yang harus dijalani. Jangan hanya menduga-duga bahwa dirinya khawatir sakit, anaknya khawatir sakit atau keduanya khawatir sakit. Jangan menduga-duga seperti itu. Bisa saja sang dokter akan memberikan solusi bisa puasa.

Terpenting adalah berupaya untuk mengkonsumsi makanan 4 sehat dan 5 sempurna untuk menjaga dimasa-masa hamil. Kalaupun tidak puasa, namun sampai menelantarkan konsumsi makanan bergizi, sama saja seperti sedang melakukan puasa. Mengapa hanya puasa yang menjadi persoalan kekurangan gizi? Padahal kekurangan gizi adalah karena faktor gaya hidup seorang ibu

rahasia cara cepat hamil madu penyubur kandungantestimoni madu 1 testimoni madu 2

madu penyubur

Bahkan Ada Yang Sudah 13 Tahun Menanti Buah Hati Akhirnya Sukses Hamil Atas Izin Allah Dengan Ikhtiar Minum Ramuan Ini

madu penyubur kandungan asli

Sebagian Pasangan Suami Istri Sudah Menikah Lama Tapi Tidak Juga Dikaruniai Keturunan.

 

Jangan Pernah Anggap Remeh Kondisi Itu !

 

Semakin Usia Anda Bertambah Maka Kesuburan Akan Semakin Menurun. Karena Dengan Usia Yang Semakin Tua Semakin Kecil Kemungkinan Untuk Mendapatkan Keturunan.

 

KEINGINAN ANDA UNTUK SEGERA MEMILIKI ANAK SANGATLAH KUAT, NAMUN SEGALA UPAYA YANG DITEMPUH BERAKHIR SIA-SIA.

 

JANGAN KHAWATIR KINI ADA CARA ALAMI UNTUK MENGATASI MASALAH KESUBURAN ANDA.

 

INI DIA RAMUAN HERBAL ALAMI 

MADU PENYUBUR KANDUNGAN

madu penyubur kandungan al mabruroh  

Madu Penyubur Kandungan Al Mabruroh ini merupakan minuman khusus untuk wanita dan pria dewasa yang diformulasikan secara khusus dari bahan herbal alami. Madu penyubur kandungan ini bekerja untuk menjaga kesehatan organ reproduksi (pria dan wanita), untuk membantu mencegah dan mengatasi kemandulan.

 

"Khasiat apa saja yang terkandung dalam sebotol Madu Penyubur Al Mabruroh ?"

 

Khasiat Madu Penyubur Wanita :

  • Menstimulasi kinerja hormon

  • Merangsang pematangan sel telur

  • Membantu menyuburkan kandungan

  • Menjaga kesehatan reproduksi

  • Mengatasi gangguan haid dan keputihan

  • Mencegah kemandulan sejak dini

 

Khasiat Madu Penyubur Pria :

  • Mengatasi kemandulan

  • Mengentalkan sperma

  • Menjadikan sperma menjadi berkualitas

  • Untuk menjaga kesehatan tubuh

 

"Apakah Madu Penyubur Al Mabruroh AMAN untuk dikonsumsi ?"

Madu Penyubur Al Mabruroh sudah pasti AMAN untuk dikonsumsi, dan tentunya TANPA EFEK SAMPING. Komposisi Madu Penyubur Al Mabruroh, antara lain : madu pilihan, sari kurma, ekstrak kemangi, ekstrak barucina, ekstrak adas, dan serbuk pucuk bunga kurma.

 

Madu Penyubur Al Mabruroh juga sudah terdaftar di Departemen Kesehatan

Madu wanita : DEPKES P-IRT 209320101800

Madu pria : DEPKES P-IRT 209327501529

 

"Lalu Berapa Harga Madu Penyubur Ini?"

Madu Penyubur Wanita Rp 105.000/botol

Madu Penyubur Pria Rp 75.000/botol

(belum termasuk ongkir)

 

Dapatkan HARGA LEBIH MURAH dengan membeli PAKET PASUTRI !

1 paket  @ Rp. 149.000/paket = Rp 149.000 saja!

2 paket @ Rp. 129.500/paket = Rp 259.000 saja!

3 paket @ Rp. 113.000/paket = Rp 339.000 saja!

(Belum termasuk ongkir - Berat 1 paket sekitar 0,8 kg)

 

BELI SEKARANG JUGA !!!

KARENA KHUSUS HARI INI ADA BONUS GRATIS 1 PCS TEST PACK

test pack madu penyubur kandungan

HANYA UNTUK PEMBELIAN 1-2 PAKET MADU PENYUBUR

 

Silahkan pesan & bayar sekarang juga !

madu penyubur kandungan  

tesssti madu

1446946660246

testi tes pack madu

madu

Screenshot_4

testi maduu

testimoni madu penyubur kandungan al mabruroh

Screenshot_5

 

"Lantas saya harus minum berapa botol agar bisa hamil?"

Hasil pada tiap konsumen berbeda-beda sesuai kondisi tubuh masing-masing konsumen dan yang pasti kehamilan adalah MUTLAK kehendak Allah 'Azza Wa Jalla, dan semoga madu ini menjadi lantaran untuk mendapatkan momongan.

 

MADU PENYUBUR KAMI ASLI 100% DARI AL MABRUROH

madu penyubur kandungan

 

CEPAT BERTINDAK SEKARANG JUGA, KARENA HARGA MADU KESUBURAN BISA NAIK SECARA TIBA TIBA TANPA PEMBERITAHUAN.

 

Bayangkan...jika anda hamil dan memiliki momongan? uang untuk membeli madu kesuburan tidak ada artinya sama sekali dibandingkan kebahagiaan anda.

 

HATI-HATI BANYAK BEREDAR BARANG PALSU & JANGAN MUDAH TERGIUR DENGAN HARGA MURAH !

 

Silahkan pesan & bayar sekarang juga !

madu penyubur kandungan Screenshot_2 resi kirim madu garansi 1    

GARANSI 100% MADU PENYUBUR PASTI DIKIRIM DAN SAMPAI KETANGAN ANDA

 

*Disclaimer : Hasil yang didapat dan waktu yang dibutuhkan setiap orang dalam pemakaian madu penyubur kandungan dan crystal x bisa berbeda-beda tergantung frekwensi penggunaan dan kondisi masing masing individu.

 

CARA 1 - Via SMS/WA/BBM

Format Pemesanan :

PM # NAMA  # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH PAKET MADU YG DIPESAN

Contoh :

PM # ANDI SORAYA # JL NUKLIR 5 DESA CIBITUNG, RT 05, RW 06, KEC. RAPOCINI, LAMPUNG SELATAN # 2 PAKET MADU

Kirim ke :

madu penyubur kandungan  

Related For Bagaimana Aturan Ibu Hamil Menghadapi Puasa?